Senin, Mei 06, 2013

Impian mu atau impian Tuhan ??

"Setiap kita pasti mempunyai mimpi dan cita-cita. Tapi apakah itu sesuai dengan apa yang Tuhan mau dalam hidup kita?"

Apa yang aku alami di minggu-minggu ini sungguh membuat aku berpikir keras. Sejak aku mengenal Tuhan, aku mulai mengerti tentang visi. Aku mulai mengerti bahwa setiap kita ada di dunia, Tuhan mempunyai satu tujuan. Pertama mengabarkan kabar baik bahwa Dia adalah Tuhan dan yang kedua ini ingin kita hidup maksimal dalam visiNya Tuhan dengan uniknya dia memberikan talenta pada setiap orang berbeda-beda. Tuhan mau kita hidup dalam rencanaNya.

Dalam kenyataannya banyak setiap kita hidup sesuai dengan apa yang kita mau tanpa bertanya kepada Tuhan apa yang diimpikan terjadi atas hidup kita. 

Aku menyukai bidang Akuntansi dan keuangan mulai dari SMP. Sehingga ketika memutuskan masuk SMK, aku mau mengambil jurusan Akuntansi. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Aku tidak masuk jurusan Akuntansi. Aku masuk jurusan penjualan. Tapi aku mengerti pasti ada maksud Tuhan. Setelah lulus SMK dan aku mulai bekerja, aku memutuskan untuk kuliah mengambil jurusan akuntansi. Meskipun 4 tahun telah berlalu dari aku lulus SMK, itu tidak membuat semangat belajar aku luntur. Aku mau terus belajar dan memperkaya ilmu dalam hidup aku. Itu semua bukan karena aku ingin terlihat hebat. Tapi karena aku mau lewat apa yang aku miliki/kemampuanku Tuhan dinyatakan. 

Setelah aku kuliah aku semakin menyukai bidang akuntansi dalam bidang akuntansi ataupun audit. Aku mulai menulisnya di setiap awal tahun di buku harianku. 2013 ini aku menulis di awal tahun janji Tuhan buat hidup aku. Aku terkagum, di situ jelas bahwa Tuhan menjanjikan tahun ini adalah tahun kemenangan untuk hidupku dan Tuhan akan bawa aku dalam setiap mimpiku. 

Benar saja, bulan ini aku mengambil keputusan berhenti dari tempat kerja ku yang lama. Aku akan bergabung di tempat kerja yang baru sebagai internal audit. Tuhan membawa aku naik 1 level lagi untuk pekerjaan. Jika ada yang bertanya, "Apakah kamu senang dengan posisi ini?" Tentu saja aku menjawab sangat senang. Tapi disinilah aku banyak merenung, Tuhan apakah ini kehendakmu juga untuk aku ambil posisi ini? Apa yang Tuhan mau ketika aku telah bekerja disana? Aku aminkan janji Tuhan bahwa Tuhan telah menggenapi apa yang dijanjikanNya. Dia membawa aku masuk dalam bidang ini. Aku minta kembali janji Tuhan untuk aku bekerja di tempat yang baru. Ketika mungkin terjadi sesuatu di depan aku tetap bertahan karena aku pegang janjiNya. Ketika Tuhan bawa aku lebih lagi menggenapi visiNya, pastinya Tuhan akan lebih lagi membentuk hidupku. Aku siap Tuhan proses dan aku minta kekuatan dariNya.

Tidak ada komentar: